banner 728x250
Daerah  

Razia Travel Gelap Dishub Cianjur Penuhi Tuntutan Sopir angkutan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Cianjur,Jabar Liputan-6plus.com

Dishub Cianjur menertibkan travel ilegal setelah adanya tuntutan sopir angkutan trayek Cianjur Selatan, Operasional elf mulai normal, tapi audiensi di DPRD tetap digelar untuk mencari solusi.

banner 325x300

Zamzam Marzuqi dari Dishub Cianjur, mengatakan bahwa razia ini dilakukan atas tuntutan para sopir elf yang meminta pihak terkait untuk mengambil tindakan tegas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan razia karena memang ada tuntutan dari para sopir elf agar travel ilegal ini ditertibkan,” ujar Zamzam saat dihubungi oleh wartawan , Senin (10/2/2025).

Setelah pemantauan di lapangan, Dishub memastikan bahwa operasional angkutan elf di Cianjur mulai kembali beroperasi seperti biasa.

“Alhamdulillah, hari ini elf sudah bisa kembali mengangkut penumpang seperti biasa,” imbuhnya.

Namun, permasalahan ini masih belum selesai sepenuhnya. Dishub Cianjur bersama perwakilan sopir elf akan menggelar audiensi di DPRD Cianjur guna mencari solusi lebih lanjut.

“Besok rencananya akan ada audiensi di gedung DPRD Cianjur untuk membahas langkah ke depan,” kata dia.

Dishub juga telah berkonsultasi dengan Komisi 3 DPRD Cianjur dan Kementerian Perhubungan untuk membahas regulasi terkait travel ilegal.

“Kami sudah konsultasi ke Kementerian Perhubungan pada 30 Januari lalu. Dari hasil pembahasan, izin untuk travel itu memang dari kementerian. Jadi, kalau mau ada perubahan regulasi, langkah yang bisa dilakukan saat ini adalah menertibkan di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, rapat di tingkat Provinsi Jawa Barat pada 4 Februari lalu juga menyoroti permasalahan travel ilegal, terutama buntut dari aksi mogok para sopir elf di Kabupaten Sukabumi yang sempat berlangsung selama tiga hari.

“Kemarin ada sedikit insiden, tapi kami langsung koordinasi agar ada solusi yang baik. Makanya audiensi besok di DPRD ini penting untuk mencari jalan keluar,” lanjutnya.

Sebelumnya, Dishub Cianjur telah mensosialisasikan aturan agar semua angkutan elf menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal. Namun, di lapangan, banyak penumpang yang justru lebih memilih menunggu di pinggir jalan, sehingga para pengemudi terpaksa menyesuaikan kondisi tersebut.

“Kami sudah coba menertibkan dan sosialisasi ke para pengemudi. Tapi ya gitu selang satu jam dua jam kalau ada petugas yang kesitu mereka masuk ke terminal, tapi kalau tidak ada petugas, ngetem lagi di luar,” ungkapnya.

Zam-zam menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal permasalahan ini agar tercipta solusi yang adil bagi semua pihak.

“Yang jelas, kami sudah menyampaikan keluh kesah para driver ke tingkat provinsi,” Tutupnya.

Cep awan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *